Empat Tahun Berturut-turut KemenPANRB Nobatkan RSUD A.M. Parikesit Sebagai Role Model Pelayanan Terbaik Se-Indonesia Empat Tahun Berturut-turut KemenPANRB Nobatkan RSUD A.M. Parikesit Sebagai Role Model Pelayanan Terbaik Se-Indonesia
02/12/2019 06:17 WITA



Untuk ke empat kalinya atau selama empat tahun beruturut-turut, RSUD A.M. Parikesit kembali menerima penghargaan sebagai role model pelayan publik terbaik kategori "pelayanan prima" oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo kepada plt Direktur RSUD A.M. Parikesit dr. Martina Yulianti, Sp.PD FINASIM-MARS, Jum'at 22/11 di Jakarta.

Menteri Tjahjo Kumolo dalam sambutanya menegaskan, kunci utama perbaikan pelayanan publik adalah komitmen pimpinan daerah dan kepala OPD. Di sisi lain, instansi pemerintah harus bisa memangkas alur birokrasi dan bekerja di luar rutinitas. "Harus berani membuat terobosan, sehingga masyarakat bisa tersenyum dapat pelayanan terbaik," imbuhnya.

Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa,penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi Pimpinan Instansi Pemerintah dan Pimpinan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik agar tetap mempertahankan komitmen dalam memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan di lingkup tugas dan fungsinya masing-masing. Hal ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memberi dampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Plt Direktur RSUD A.M. Parikesit dr Martina Yulianti menegaskan komitmen dan konsistensi RSUD AM Parikesit dalam menyelenggarakan Pelayanan Publik yang berkualitas. Sebagai pemberi pelayanan kita harus mampu berempati pada masyarakat yang kita layani, mendengarkan keluhan dan saran mereka, dengan kata lain kita harus mendapatkan "patient needs" atau "customer voices" sebagai modal melakukan perbaikan berkelanjutan. Itu kuncinya. Tegas Yuli yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kukar ini. Dengan dapat bertahan nya RSUD AM Parikesit selama 4 tahun berturut-turut, maka itu berarti pelayanan publik berkualitas sdh menjadi budaya di RS yang cukup ternama di Indonesia ini.

Yuli tidak lupa menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pegawai yang telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, meski demikian tidak ada yang sempurna, RS tetap memerlukan kritik dan saran membangun agar menjadi lebih baik lagi.

Instrumen yang digunakan dalam melakukan pemantauan dan evaluasi pelayanan publik tahun 2019 adalah berdasarkan PermenPANRB No. 17/2017 tentang Pedoman Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik.




(Cnd)



Pendaftaran Online

Saran/Kritik

Akreditasi

Konsultasi Kesehatan

Pojok Zona Integritas

Whistleblowing System

Unit Pengendalian Gratifikasi

PPID

Download